melihatnya bermuram durja
membuatku berpikir, ada apakah gerangan?
kenapa ia?
apa yang dipikirkannya?
apa pula yang terjadi padanya?
wajahnya sendu
apa yang harus kulakukan?
apa yang bisa kuperbuat?
apa aku bisa menghiburnya?
semua pertanyaan dan pernyataan menimbulkan banyak spekulasi
spekulasi yang amat mengganggu
semoga yang terjadi tidak seburuk itu
karena setiap ucapan adalah doa
aku tak mau berucap buruk
aku tak mau mendoakan yang tidak-tidak
dan keputusanku...bertanya
ada apakah gerangan yang membuatmu terlihat begitu lelah?
hingga terlihat amat berat pundakmu
ada apakah gerangan yang membuatmu sedih?
hingga kulihat masamnya wajahmu
ada apakah gerangan yang memenuhi pikiranmu?
hingga nampak guratan kesulitan
adakah yang ingin kau bagi denganku?
agar ada sedikit beban yang terangkat
adakah yang bisa kubantu?
aku tak punya apapa yang bisa kujanjikan untuk membantumu
aku tak punya kuasa
aku tak punya harta
aku pun tak punya nyali untuk menghadapi dunia
namun...aku bisa menjadi pendengar untukmu
aku akan menjadi pelepas keluhmu
penghapus peluhmu
penyalur kesalmu
pemberi semangatmu
berada disampingmu
dengan semua yang ada di diriku
hanya aku dan diriku
aku ingin menjadi rumah untukmu
tempat yang selalu kau ingat, rindu dan rasa yang muncul saat kau di rumah
tempat teraman dan ternyaman
dengan seluruh yang ada disana
tak peduli seberapa bagusnya
tsk peduli seberapa luasnya
namun nyaman
dan aku ingin membuatmu nyaman
hingga terlihat lagi semburat senyum di wajahmu
agar nampak pula cerahnya air mukamu
agar gagah pula tubuhmu karena beban yang sudah terangkat
sampai semuanya membaik
menjadi baik
dan lebih baik
Dear, i'll do and try my best, to always be here with you. To always listening. To always be someone who scream 'you did it, you can do it, keep spirit and be optimistic, cause you're not alone.' Trust it. {}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar