Kamis, 30 Januari 2014

ketakutanku

takut...

mungkin itu kata yang tepat

menggambarkan semua keraguanku

takut...

takut untuk memulai

takut untuk percaya

takut untuk bersandar

bersandar pada kerapuhan yang tersisa

kerapuhan antara aku dan dirimu

kerapuhan rasa yang pernah terluka

namun...

jikaku tak memulai

akankah kutau akhirnya

mungkin ketakutanku akan terjadi

tapi mungkin mentari kan bersinar dengan cerahnya



bantu aku

bantu aku untuk berjalan

tuntun aku agar ku tak hilang

tak hilang dari pandangmu

tak hilang dari pikirmu

tak hilang dari rasa dan hatimu

bantu aku...

untuk berjalan bersamamu

berjalan pada tujuan yang kita inginkan

bersama

berharap akhir yang indah

akhir yang bahagia

jika kau bersedia membantuku

akan ku titipkan lagi asaku bersamamu

kepercayaanku akan dirimu

merajut perlahan akan masa depan

masa depan kita

Kamis, 23 Januari 2014

stop

ingin rasanya terbangun akan angan ini

ingin rasanya lupa akan hal ini

ingin rasanya melewatkan masa ini

tapi tak bisa

ini proses namanya

proses pendewasaan dengan cara kekanakan

proses yang membangun jati diri sesungguhnya

proses dimana akan ada keputusan yang berarti

keputusan besar

maju

mundur

diam ditempat

berjalan

berlari

bahkan menutup mata

menutup telinga

mengabaikan semua

ingin sekali bisa mengabaikanmu

ingin sekali berhenti mempedulikanmu

berhenti sok tegar

berhenti diambang seperti ini

berhenti berhenti berhenti

agar berhenti pula rasa ini

Senin, 20 Januari 2014

ini lebay pake banget ;)

satu persatu sayap patahku kembali

satu persatu kilauan kembali bercahaya

satu persatu lubang di dinding kuperbaiki

satu persatu goresan luka yang mengering



satu lagi kesempatanmu mengisi

satu lagi kesempatanmu berbagi

satu lagi kesempatanmu menjaga kita



satu hal yang tak bisa kuungkiri

hati ini tak bisa melupakan luka

hati ini tak bisa melupakan kenangan

kenangan yang selalu teringat

dalam kata laku dan ingatan



tak ada lagi percaya yang teramat

tak ada lagi kesopanan yang terbiasa

hanya canggung dan kesal

hanya sakit yang terasa



ini

terakhir kalinya

kubuka lagi lembaran bersama

hanya sekali

saat itu tak kau lihat

kau benar benar melepas

dan saat kau ingin melihat

sudah tak ada diriku

Minggu, 19 Januari 2014

siklus

dinding ini ku tata rapi agar hanya tersisa satu pintu untuk kau masuki
namun saat melihatnya, semua hancur dan ia bisa masuk lewat mana pun

perlahan tapi pasti dinding itu ku tata lagi, dan kini pintu itu benar benar sudah ada yang memiliki

pondasi kepercayaan dan dinding kesetiaan yang telah semakin kokoh, hancur dengan hanya sekali tiupan topan yang begitu dahsyat yang menghancurkan kepercayaanku

ku gali gali lagi sisa sisa kepedulian yang kumiliki
ku bangun lagi dengan keraguan tapi harus
saat kubangun lagi dengan butiran butiran pasir yang begitu rapuh
kau datangkan lagi ombak yang menghancurkan tanpa ampun

ku tutup pintu dan ku ingin tata lagi hatiku dengan singgasana yang lebih indah untuk hanya satu raja yang mendudukinya
membereskan sendiri hati yang telah tak berbentuk dengan menegaskan hati dan maju kedepan

kau usik lagi pintu yang telah tertutup
kau pupuk lagi sisa sisa kasih sayang
kau tata lagi dengan perhatian yang sama
namun, apakah aku harus menerimanya
dengan konsekuensi yang menanti didepan
akankah aku sanggup untuk menerimanya
apakah aku sanggup untuk hancur lagi
hancur akan harapan palsu yang sama manisnya, tapi kutau dengan jelas pahitnya
rasa yang tersisa tak semudah itu tuk hilang
rasa yang tersisa rindu akan kasihnya
apa aku sanggup untuk menolaknya?

maaf yang terucap, seakan akhir dari semuanya
inikah waktunya,
hancur lagi untuk kesekian kali

firt love



i love you more than i know how much it is
i need you even more i wont do this
i always miss you even im with you
i do everything as same as i love you
but, if you dont love, need and miss me ilke i do
thats no problem
i believe ill have someone who will do the same or more than i do
still do this for you, coz i think you are my first
i want you be my last
and i want be your last