Selasa, 29 April 2014

Muka Dua


Muka Dua alias MUNAFIK adalah hal yang sering banyak dilakuin sama orang-orang secara sadar maupun engga meskipun udah tau kalo hal itu gaboleh dilakuin.

Mau review sedikit soal film yang nyeritain tentang penghianat. Judulnya itu 'SABOTAGE' nah dari judul aja udah kebayang kan kira-kira ini film cerita tentang apa, musuh dalam selimut, duri dalam daging, ga keliatan tapi ada dan berasa.


Singkat kata singkat cerita, film ini genre-nya Action, i really like this genre. Yaa biasalah sekelompok tim khusus yang kerjaannya memberantas kejahatan, 4 cowo plus 1 cewe. Semuanya baik-baik aja sampai hilangnya uang 10juta dolar yang belum ketauan siapa pemiliknya. Dan mereka jadi saling mencurigai satu sama lain akan siapa yang mengambil uang tersebut, sampai akhirnya ada yang mengadu domba semuanya, dan dalangnya adalah si pemilik uang.

Si Bos yang kebetulan mempunyai masa lalu yang cukup mengerikan, karena dikirimi dan melihat video penyiksaan sampai kematian istrinya, di Mexico. Yang sudah tidak memiliki apapa dan hanya memiliki tim tersebut untuk dipertahankannya. Namun, setelah adanya adu domba tersebut, satu persatu anggota tim-nya berpencar dan bubar, dengan anggota tim yang mati dengan sadis. Sampai hanya tersisa dua orang yaitu Lizzy dan Sugar, dan mereka beradu tembak dengan serunya di jalanan yang ramai penduduk. Dan mengakibatkan beberapa warga sipil menjadi korban.

Sampai akhirnya, Sugar menabrak truk dan mereka berdua luka parah, bahkan Sugar sampai meninggal. Dan saat Lizzy sekarat, si Bos bertanya apa motif dari semua yang ia lakukan ini. Ternyata Lizzy adalah pemilik uang 10juta dolar, dan menganggap salah satu dari rekan di tim-nya lah yang mengambilnya. Benar, dan yang mengambilnya adalah si Bos, ia mengaku kalau ia yang mengambil uang tersebut. Saat Lizzy akan mengangkat pistolnya, si Bos lebih dulu menembaknya dan Lizzy pun meninggal.

Polisi datang dan si Bos sudah menghilang. Dimanakah dia? Dia sedang ada di Mexico melakukan tawar-menawar pada polisi setempat dengan uang bergepok-gepok di atas meja. Ia mencari si pembunuh istrinya. Polisi setempat tergiur juga dengan jumlah uang yang ditawarkan, dan memberikan berkas si pembunuh. Malamnya si Bos beraksi membalaskan dendamnya pada para pembunuh itu, namun naas ia juga terkena tembakan teman si pembunuh, dan ia menikmati sisa-sisa hidupnya dengan kretek dan alkohol. Ia meninggal dengan senyum.

Akhirnya, seluruh anggota tim yang menjadi prioritasnya, hancur karena ia juga karena ambisi pribadinya, dan tak bersisa.

Seru, ini film seru. Tapi gimana kalo kita melihat sekeliling kita aja pada hal-hal sederhana dan geperlu sekompleks itu. Misal, orang yang selalu bersikap manis di depan tapi di belakangnya eh dia malah ngejelek-jelekin. Ada orang yang suka memutar balikkan fakta cuma demi keegoisan mereka. Ada yang suka ngomong dibelakang kayak gue. Ga ngomong di depan orangnya langsung bukan berarti gue takut tapi karena gue udah pernah secara langsung negur dia, dan dari jawabannya itu gue udah tau sebagian besar diri dia itu seperti apa, karna emang gue adalah seseorang yang frontal dan masa bodoh, kalo gue gasuka yaa gue akan bilang ga suka, tapi gue profesional gue bermasalah sama siapa ya sama dia aja, gaperlu menular ke lainnya.



Ada juga yang bersikap sok dewasa, tapi apaaa yang ada tindakannya itu lebih childish dibandingkan mereka yang kekanakan.


Yaa namanya juga manusia, cuma bisa berusaha dan biarkan orang lain yang menilainya. Karena cerminan diri kita adalah orang lain. 


Jadi, lakukan semuanya dengan baik, tanpa pamrih tanpa imbalan dan tanpa dusta, sebaik-baiknya. Maka, hal-hal itu pula yang akan kamu terima.

KEPERCAYAAN itu mahal, jadi jagalah apa yang sudah kau punya saat ini. Agar tak ada penyesalan nantinya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar