hari ini
senyummu indah, teramat indah
aku terkulai tak berdaya
tembok ini runtuh
tembok yang selama ini melindungiku
pertahanan apik yang kumiliki
hari ini
aku ikut tersenyum
melihat senyummu, kata-kataku hilang
lututku tak bersendi
hanya bisa tersenyum
kucoba untuk merangkai ulang kataku
menggerakkan otot-otot lidah dan mulutku
hanya satu yang terucap... hai
dan lagi
kau membalasku dengan senyum
tanyaku...
akankah ku dapat lagi?
senyum itu di hari yang menanti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar